Senin, 09 April 2012
10 Hukum dalam Disiplin Ke-lima
Senin, 02 April 2012
Si Burung Besi yang Gagal
Keputusan persidangan yang memailitkan AdamAir ini berdasarkan pertimbangan PT Adam Air Sky Connection terbukti memiliki utang yang harus dibayarkan pada lebih dari dua kreditor
"Terbukti bahwa termohon (adam air) memiliki dua atau lebih kreditur telah mempunyai utang yang telah jatuh tempo yang dapat ditagih seperti disyaratkan pasal 2 ayat 1 UU No 37 tahun 2004, tentang kepailitan," kata hakim.
Uutang AdamAir terbukti pada CV Cici sebagai pemohon dalam transaksi utang piutang kontrak kerjasama antar jemput kru pesawat yakni pilot co pilot, pramugara dan pramugari terhitung tanggal 10 September 2007 sampai 10 September 2008.
Dalam jangka waktu tersebut PT Adam Sky Connection belum membayar sepeser pun hingga dicabutnya Operation Spesification (OS) pada 19 Maret 2008. PT Adam Air memiliki utang yang harus dibayarkan kepada CV Cici sebesar Rp 29.000.375 hingga 19 Maret 2008.
"Telah terdapat fakta atau keadaan yang telah terbukti secara sederhana bahwa persyaratan
termohon untuk dinyatakan pailit terpenuhi, sehingga permohonan pailit di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat yang menyatakan termohon pailit dalam keadaan pailit dengan segala akibat hukumnya telah memenuhi pasal 2 ayat 1 No 37 tahun 2004 Jo Pasal 8 ayat 4 UU No 37 tahin 2004," kata Makassau.
Dalam persidangan, AdamAir terbukti tidak hanya memiliki utang pada CV Cici saja, tapi juga 6 Kreditur lainnya yakni Toko Bintang Baru, PT Global, PT Jaya Makmur, PT Mapati, Pandawa Oto, dan Wijaya Motor diwakili oleh kuasa hukum Lukman Arifin.
Sedangkan total nilai kewajiban AdamAir kepada 7 kreditor sebesar Rp 300 juta. Sebagai konsekuensi keputusan bersasarkan pasal 15 ayat 1 UU 37 tahun 2008, keputusan pailit ini, PN Jakpus menunjuk dua kurator yakni Gunawan Widyaatmaja dan Anthony Prawira dan hakim pengawal yang ditunjuk PN Jakpus yakni Renolisto SH. Kurator akan segera menginventarisir hutang dan aset-aset AdamAir untuk diadakan pelelangan PT Adam Air juga dibebankan membayar biaya persidangan sebesar Rp 5 juta.
Sedangkan untuk adendum yang timbul setelah perjanjian utang AdamAir dengan CV Cici yang timbul atas perjanjian kerjasama 1 April hingga 10 September 2008 sebesar Rp 60 juta, tidak busa dibayarkan karena terbukti adendum tersebut tidak sah. Karena yang menandatangani surat perjanjian itu Nasrullah yang bukan direksi atau tidak memiliki kuasa direksi.
Hakim juga mengakui bahwa AdamAir juga memiliki hutang kepada 6 kreditur lainnya. "Nominalnya dinyatakan setelah adanya keputusan final kepailitan AdamAir," katanya.
Sementara itu, kuasa hukum pemohon (CV Cici) Lukman Arifin SH mengaku puas dengan hasil keputusan hakim, "Mudah-mudahan pengacara tidak mengajukan kasasi," katanya. Sedangkan kuasa hukum Adam Air Denny Ponto tidak bisa dimintai keterangan dan langsung
meninggalkan ruang sidang.
Dibalik Runtuhnya Adam Air
Bagaimana Mendefinisikan Organisasi yang Belajar?
Bagaimana Organisasi Belajar?
Mengapa Sulit Menjadi Organisasi Pembelajar?
Bagaimana Pemimpin Membangun Organisasi yang Belajar?
- Merancang Budaya Belajar. Pembelajaran tidak akan dapat terjadi pada organisasi yang dirancang dengan buruk. Tugas pertama dalam merancang organisasi dimulai dari konsep pengaturnya yaitu visi, misi, dan nilai-nilai. Salah satu dari sedikit tugas pemimpin yang memiliki pengaruh yang bertahan lama adalah membangun misi dan nilai-nilai inti. Tugas berikutnya adalah menyusun kebijakan, strategi, dan struktur yang menerjemah visi, misi, dan nilai-nilai tersebut menjadi sebuah aktifitas. Tugas ketiga adalah menciptakan proses pembelajaran yang efektif di balik kebijakan, strategi, dan struktur yang dimaksudkan.
- Membekali dengan pengetahuan. tugas ini berarti seorang pemimpin harus membantu semua orang termasuk dirinya sendiri dalam memperoleh masukan baru tentang realitas. Peran guru ini dimulai dengan mengungkapkan model mental yang tepat untuk isu-isu penting yang ada. Model mental ini adalah gambaran mental tentang bagaimana dunia bekerja yang berpengaruh besar terhadap cara kita memandang suatu permasalahan dan peluang, mengenali pilihan dan arah, serta membuat keputusan.
- Memfasilitasi pembelajaran. “Pemimpin yang melayani adalah yang menjadi pelayan dahulu?” dimulai dengan keinginan untuk melayani dahulu. Pilihan sadar inilah yang mendorong seseorang untuk berkeinginan memimpin. Naluri pemimpin sebagai pengasuh beroperasi pada dua level berbeda yaitu: 1) mengasuh orang yang dipimpin, dan 2) mengasuh tujuan dan misi yang menjadi dasar organisasi.
Minggu, 30 Januari 2011
KAPAL KARAM
KAPAL KARAM
Sebuah kapal pesiar sedang melakukan perjalanan wisata keliling dunia. Setelah diinventarisir, ternyata penumpang tersebut terdiri dari tiga warga Negara, yaitu warga Negara Jerman, Arab Saudi, dan Indonesia. Masing-masing warga Negara memiliki KAROM ( Ketua Rombongan) masing-masing.
Ketika sedang berada di samudera lepas lautan Fasifik, Tiba-tiba sirine kapal berbunyi dan terdengan suara awak kapal sedang mengumumkan sesuatu.
“Kepada seluruh penumpang, kami harap agar tenang ditempat duduk masing-masing. Kita sekarang sedang berada di tengah-tengah lautan Fasifik. Berhubung sedang terjadi kerusakan pada mesin utama kapal, maka kami sarankan agar tetap tenang. Awak kapal sedang berusaha memperbaiki kerusakan mesin”.
Mendengar pengumuman dari awak kapal, sontak seluruh penumpang kaget dan terbangun dari tidurnya. Karom Jerman langsung memrintahkan kepada seluruh warganya untuk membantu awak kapal memperbaiki mesin kapal dan meminta bantuan kepada Jerman terdekat. Karom warga Arab langsung memerintahkan kepada seluruh warganya agar segera mengemasi barang-barang yang mungkin masih dapat di selamatkan. Sesangkan Karom warga Indonesia sibuk mencari mana Giman, mana Gimin, mana Jumadi dan lainnya untuk segera menggelakar musyawarah di musholla untuk memutuskan langkah bterbaik dan tercepat.
Mendengar perintah dari masing-masing karom, tiga orang warga Jerman langsung menuju ruang mesin untuk membantu para awak kapal sementara yang lainnya mencari bala bantuan kepada warga jerman terdekat. Warga Arab sibuk mengemasi barangnya termasuk korma, air zam-zam, dan hati onta. Sedangkan warga Indonesia sedang bermusyawarah dan berdiskusi untuk memecahkan masalah ini.
Musyawah di musholla, terjadi perdebatan yang hebat antar sesame warga Negara Indonesia. Ada yang mengusulkan agar membantu memperbaiki mesin kapal, ada yang berpendapat sebaiknya kita beusaha menyelamatkan diri masing-masing, ada yang berpendapat agar kita segaera minta bantuan kepada warga Negara Indonesia terdekat, ada pula yang mengusulkan agar segera dibentuk pansus atau panja. Karena musyawarah berjalan a lot dan karom selalu ragu-ragu dalam mentukan sikap dan mengambil keputusan, sehingga berjam-jam bermusyawah tidak terjadi suatu kemufakatan, akhirnya kapalpun karam. Seluruh warga Negara Jerman selamat, seluruh warga Arab selamat beserta barang-barangnya, sedang seluruh warga Negara Indonesia tewas kecuali hanya 3 orang, yaitu Giman, Gimin, dan Jumadi.
Setelah selamat dan bertemu kembali di darat, Giman, Gimin, dan Jumadi kembali terlibat perdebatan yang sengit. Di antara mereka saling menyalahkan, saling tuding dan saling hujat. Karena mempertahankan harga diri dan gengsi masing-masing, ketiganya saling bunuh dan habislah warga Negara Indonesia dalam perjalan wisata tersebut.
tuhanpun menangis
tuhanpun menangis
Tiga orang pemimpin negara mengadakan pertemuan informal di sebuah hotel di China. Mereka adalah Barrack Obama (Presien Amerika), Datok Abdullah Badawi (PM Malaysia), dan SBY (Presiden Indonesia).Ketiga pemimpin negara tersebut berdiskusi tentang rencana strategis dan program prioritas untuk mensejahterakan rakyat masing-masing negara.
Setelah berfikir keras, masing-masing kepala negara mengemukakan gagasan mereka. Pertama-tama, Barrack Obama mempresentasikan gagasannya.
"Oh, kalau program itu tidak cocok diterapkan di negara saya. Pasti banyak dikritik oleh para pengamat, politikus, dan tokoh lintas agama" komentera SBY terhadap ide Obama.
Selanjutnya, Abdullah Badawi mengemukakan pandangannya tentang program kesejahteraan rakyat. SBY pun berkomentar:
"Bagaimana mungkin gagasan tuan bisa diterapkan di negeri kami, Pasti saya dihujat, wong masalah perbatasan negara dan TKI aja kita belum sepakat!" Timbal SBY
Terakhir kesempatan SBY untuk mengemukakan gagasannya. Obama dan Badawi pun kurang sependapat dengan idenya. Namun, masing-masing kepala tersebut tetap bersikukuh dengan pendapat mereka.
Karena tidak ada kesepakatan yang bulat di antara pemimpin negara tersebut, mereka akhirnya memutuskan untuk bertanya kepada tuhan untuk mengetahui gagasan mana di antara mereka yang paling efektif. Untuk itu, mereka masing-masing diberi kesempatan satu kali untuk bertanya kepada tuhan.
Giliran pertama yang menghadap tuhan adalah Obama. Obamapun bertanya kepada tuhan:
"ya tuhan! kapan rakyat Amerika bisa hidup sejahtera?
" lima belas tahun lagi!" jawab tuhan
Mendengar jawaban tuhan, Obama pun menangis ketika keluar ruangan
Giliran kedua adalah Badawi, Badawi bertanya kepada tuhan:
"ya tuhan! Bile mase Rakyat Malasiye nak idup sejahtere, ni…?" tanya Badawi dengan logat melayunya
"Tiga tahun lagi!" Jawab tuhan
Badawi pun keluar ruangan dengan tersenyum dan manggut-manggut sambil pegang jenggotnya.
Gilaran terakhir adalah SBY menghadap tuhan. SBY juga mengajukan pertanyaan yang sama:
" Wahai tuhan! Kapan rakyat Indonesia bisa hidup sejahtera?"
Mendengar pertanyaan SBY, tuhan tidak menjawab apa-apa, malah menangis tersedu-sedu.
Melihat tuhan menangis, SBYpun keluar ruangan sambil garuk-garuk kepala, tidak menangis dan tidak pula tersenyum.
Setelah semuanya di luar ruangan, ketiganya kembali berdiskusi:
" Kenapa you menangis saat keluar ruangan?" tanya SBY kepada Obama
"Bagaimana saya tidak menangis, tuhan bilang rakyat Amerika baru bisa hidup sejahtera 15 tahun lagi. Berarti saya telah gagal memimpin Amerika". Timbal Obama
" Kalau tuan, kenapa tuan tersenyum waktu keluar ruangan?" tanya SBY kepada Badawi
"Tuhan bilang, rakyat Malaysie tige tahun lagi dah bise hidup sejahtere, berarti ade harapan awak nak dipilih lagi jadi perdane menteri!" jawab Badawi
"Lah sampean, kok garuk-garuk kepala, kayak orang bingung begitu, saat keluar ruangan?" tanya Obama dan Badawi serentak
" Wong saya itu bingung e.... lah tuhan tak tanya, bukan jawab 5 tahun lagi kek, apa 10 tahun lagi rakyat Indonesia hidup sejahtera, kok malah tuhan nangis, toh! Lah kalau tuhan aja pesimis, gimana saya?" keluh SBY
"Oooooooooooooh berarti..........!" timpal Obama dan Badawi bak paduan suara.
(dikutip dari berbagai sumber)
JUST FOR JOKE
Selasa, 25 Januari 2011
MOTIVASI UNTUK JEME UGAN
A. Sebab-sebab jeme ugan banyak ye bange:
1. ndai kecik lah diajung jeme tuenya ngambin bake
2. Gi budak lah disegakgual bapaknye
3. Ndai lahir sampai bak ini besak-besak diume
4. Makanannye tiap akhi sambal calok wan ikan pungkut muare
5. Amen budak betine khimbit wan belaki mude
6. Amen budak jantan, besak dikit diajung beume wan njale
B. Sebab-sebab jeme ugan idupnye banyak sare:
1. Sembayang kadang kale
2. Nak Lemak tapi ndak sare
3. Badahnye dek lakhi ndai lipekhan wan pance
4. Hobinye ngupat wan becece
5. Lum beduit lah mekhase kaye
6. Lum Besak lah mekhase raje
7. Lum Begawi badan lah lesu gale
8. Beduit dikit lah nak bebini due
9. Galaklah ngajung ndaikan nggawikannye
10.Lum berasan lah nak ngajak belage
11.Lum bekendak lah melete
12.Lum Begawi lah likoh gale
13.Kegalakanye belilang rete jeme tue
14.Iloklah lagak ndaikan rupe
15.Galak mintak tapi begawi dek kuawe
16.Lum bekhinggut lah supak gale
17.Ngumong nak besak padehal dek ngatik ape-ape
18.Amen ngajung nak bilang pale
19.Amen begerak, bekhatlah punggung ndaikan pale
20.Amen bidapan, bilang pale lah salah gale
21. Amen ngupat wan melete mulai ndai pangkalan sampai ke pance
JADI, PESAN PUYANG KHUSE! AMEN ANAK CUCUNGNYE JEME UGAN DEK ENDAK BANGE WAN IDUP SARE, HADA GAWIKAN PENGAWIAN DEK NGUCUP TADI TU!
KHUSUS UNTUK BUDAK MUDE UGAN LE GALENYE, BESEMANGATLAH DALAM NJALANI IDUP INI SUPAYE DEKDE NDJADI JEME BANGE WAN IDUP SARE